Lembah Anai, I’m Coming

Akhirnya, pesawat yang saya tumpangi mendarat di BIM ( Bandara Internasional Minangkabau). Bandara yang cukup besar dan megah. Bandar ini sebagai pengganti Bandara Tabing yang sudah uzur. Saya tahu Bandara Tabing ya dari Novel “Jalan Menikung”. Hehehehehe…!!!
Ini adalah pertama kali menjejakkan kaki di Pulau Sumatera. Hahahaha…!!!! Saya malu mengakui karena udik sekali. Hehehehe….!!! Saya masih saja berkutat di Jawa saja. Sebagai Traveller Nanggung, disebabkan Nabestekur (Nafsu Besar but Tenaga Kurang). Nafsu mau travelling besar tetapi uang pas-pasan alias tenaganya kurang.
Untung, ada sahabat istri mau menikah di Bukittinggi. Karena yang mau menikah adalah sahabat karib maka istri sedikit mewajbkan untuk berangkat. Dia adalah yang paling akhir menikah di geng istri saya. Saya ngikut aja, hehehehe….!!! Kebetulan saya penasaran pulau Sumatera.
Saya pengin ke Lembah Anai, Sate Mak Syukur, Jam Gadang, Pasar atas, Pasar bawah, jembatan Limpapeh, Benteng Fort De Kock.Ngarai Sianok juga harus dikunjungi. Saya masih pengin menikmati pantai di Padang. Ayo berangkat, mumpung ada uang dan sepakat dihabiskan.Hahahahaha….!!!
Sebagaimana pikiran orang udik. Bukittinggi itu cuma selangkah dari BIM. Saya cuman bisa manggut-manggut. Ternyata, perjalanan dari BIM ke Bukittinggi membutuhkan waktu 3  jam-an. Busyett…!!!!  terbiasa dengan pola di Pulau Jawa, Mangan Ora Mangan Kumpul. Tidak pergi kemana-mana.
Uda Nedi adalah sahabat yang setia menemani kami selama di Tanah Minang. Tanpa beliau apalah jadinya kami ? Kami  hanya sekumpulan orang yang tersesat (Saya , Istri dan Ifa). Saya bilang ke Uda, “Da, nanti mampir dulu di air terjun yang ada di pinggir jalan itu ya”. “Lembah Anai?”, begitu jawabnya. “iya”, jawab saya.
Lembah Anai atau apalah namanya. Saya tahu dari hiasan dinding Warung Makan Padang di pinggir jalan besar dekat rumah saya. Dia pasang foto sebesar-besarnya. Ada Air Terjun di pinggir jalan, Lokasinya di tengah hutan kemudian ada Kereta Api melintas dibelakang air terjun melengkapi keindahan Air

imageSumber : Fitriani

Sekali lagi, Naluri udik saya terusik.  Saya merasa kok lama banget ya sampai di Lembah Anai. Meskipun demikian, saya terhibur dengan pemandangan alam sepanjang jalan. Betul-betul eksotis.
Sepanjang jalan adalah hutan yang rimbun.
Hutan yang lebat dan kadang ada kera bergelantungan di pepohonan pinggir jalan. Itu menambah keeksotisan alam. Saya melihat dengan terheran-heran. Ekspresi orang udik tentunya. Mungkin karena saya pertama kali kesini.
Lembah Anai di depan mata. Saya turun dari mobil dan suasana segar menghinggapi kami. Rasa ngantuk langsung ngacir. Rasa segar menghinggapi saya. Saya ingin mandi di Lembah Anai. Itu rasanya, tapi nggak mungkin lah. Bisa repot jadinya. Hehehehe…!!!

???????????????????????????????

Lembah Anai mungkin tidak istimewa. Karena berada tepat di pinggir jalan. Suasana yang menyejukkan. Apalagi tempias air yang sampai di tengah jalan maka menambah suasana sejuk dan lembap. Siapapun yang lewat situ menjadi terasa segar kembali.

Keluarga-1

Poster lembah anai mungkin berlebihan tetapi tidak bohong. Unik, ada air terjun di pinggir jalan. Air terjun yang mendekat jalan atau jalan yang mendekati air terjun. Imajinasi saya terbawa di masa Hindia Belanda.

lembah anai-2

ayah&ifa

Pada masa itu, Moda Transportasi yang paling memungkinkan adalah KA. Karena ada jalur KA peninggalan Belanda yang menembus hutan. KA masih beroperasi puka. Bisa dibayangkan bagaimana eksotisnya pemandangan sepanjang jalur KA saat itu.
Puas main air maka saya dan keluarga melanjutkan perjalanan menuju Bukittinggi lewat Padang Panjang. Mampir dulu ke Sate Mak Sukur. Karena habis main air. Saya tidur dulu sebelum tiba di Sate Mak Sukur. Hoammmm….ngantuk…tidur….dulu ah….!!!!

Advertisements

Author: zaki19482

Saya sedang belajar menulis, mencoba menulis segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar dam dirasakan

7 thoughts on “Lembah Anai, I’m Coming”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s