KETIKA AYAH MENJADI MELLOW

image

Saya telah menyelesaikan menonton sekuel film TAKEN, mulai TAKEN 1 dilanjutkan TAKEN 2, diakhiri TAKEN 3. Filmnya biasa saja sih. Kisah seorang mantan Agen CIA, Bryan Mills, yang terpaksa menghadapi teroris Internasional. Karena setting berada di tiga kota di tiga belahan dunia yang berbeda.

TAKEN 1 mengambil setting di Paris Prancis dan TAKEN 2 di kota Istambul Turki, sedangkan TAKEN 3 di Washington Amerika Serikat. Jalan ceritanya sederhana, tipikal film Amrik gitu. Super Hero mengalahkan penjahat.

Jalan ceritanya biasa tapi kok menarik ya ? Karena ada sisi humanisme jika diperhatikan. Hubungan dinamis antara ayah dan anak perempuan. Ini dasar cerita dalam tiga film sekuel. Bryan Mills melindungi si anak perempuan adalah tema sentral cerita. Sang pensiunan CIA terpaksa beraksi . Karena anak perempuannya dalam bahaya.

Ini sisi humanis yang menarik. Ketika zaman sudah mulai menggila.Keluarga mengalami dekadensi ( halah, istilah apa ini?hahahaha…!!! ). Hubungan anak dan orang tua mulai memudar. Film ini mengangkat tema humanisme keluarga.

Sang agen memang sudah bercerai dengan istrinya dan si anak wedok ( baca : perempuan) ikut ibunya. Perhatian sang agen sangat besar kepada istri dan anak perempuan. Si Anak perempuan sering jengkel dengan ayahnya yang dirasa terlalu protektif. Meskipun pada akhirnya meminta tolong ayahnya ketika dalam bahaya.

Anak perempuannya adalah tipikal anak gadis modern yaitu independen, mandiri dan percaya diri. Ayahnya adalah tipe family man yaitu perhatian, hangat dan melindungi. Anak gadis tidak mau diperlakukan seperti anak kecil. Lha wong, sudah gedhe. Meski, si anak harus mengakui bahwa ayahnya yang benar.

Ketiga sekuel semua menceritakan penyelamatan sang anak perempuan. Motivasi aksi juga adalah penyelamatan si anak perempuan. Film ini berpesan bahwa seorang family man adalah lelaki sejati. Dia tidak peduli istrinya sudah berganti suami berkali-kali. Pokoknya, Family man akan memastikan bahwa anak perempuannya dalam keadaan baik-baik saja.

Ada satu adegan dalam TAKEN 3 yang menarik. Ketika si anak diketahui telah hamil dengan pacarnya. Sang Agen bersedih. Orang yang hidup di Negara berpikiran bebas saja merasa sedih. Dia pikir anak perempuannya seharusnya melakukan berbagai hal sebelum menjadi ibu.

Wajar, sang ayah tentu ingin yang terbaik. Sang ayah ingin anaknya bahagia. Namun, sebagai ayah maka dia harus menyelamatkan kedua-duanya. Dia kecewa tetapi mendukung si anak sembari berkata , “jangan kau kecewakan ibumu, kau harus bahagia”.

Seorang ayah sebenarnya bisa mellow ketika berurusan dengn anak. Dalam hal ini kebetulan perempuan. Ayah bisa sangat perhatian, sayang dan protektif. Ada adegan yaitu member hadiah ulang tahun kepada si anak perempuan. Ini film action atau drama remaja. Hehehehehe…!!!!

Lha terus moral story-nya apa dong ? STRONG FATHERS, STRONG DAUGHTERS SO BE A FAMILY MAN. Ah mosok begitu, film action atau drama sih? Ini fim action yang men-drama. Ya begitulah, hehehehehe…!!!!! Pesan buat sendiri, ”be a family man”. Karena saya juga punya anak perempuan juga.

Agak mellow tapi bener juga kalau dipikir-pikir

 

Advertisements

Author: zaki19482

Saya sedang belajar menulis, mencoba menulis segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar dam dirasakan

6 thoughts on “KETIKA AYAH MENJADI MELLOW”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s