Menikmati Kopi

Saya dan adik saya mencoba ke Anima coffe semalam. Kafe atau kedai yang menyajikan menyajikan berbagai minuman kopi dari berbagai belahan nusantara. Anima Coffe menyajikan dalam berbagai olahan. Anima coffe ini termasuk kuliner kekinian atau nggak ya? Hahahahaha…!!!!!

muka
Anima Coffe

Saya memang suka minum kopi di pagi hari. Saya mengajak adik karena nggak enak khan minum kopi sendirian kecuali pas pengin “me time”. Saya kenal intens dengan kopi sejak mahasiswa. Dahulu, minum kopi masih pakai gula. Saya sekarang sudah tanpa gula. Ini untuk “menghormati” rasa kopi itu sendiri. Jiahahahahaha….!!!!

french fries
“Teman” Ngopi

Kedai atau kafe Anima Coffe ini berada di belakang kampus UMS. Lokasinya di Jalan Menco sebelah MomMilk. Kedai ini termasuk kedai level mahasiswa, jadi harganya tidak terlalu mahal. Kalau urusan kualitas kopi, saya rasa mereka tidak main-main. Karena diantara pelanggan mereka mesti ada penggemar kopi sejati.

Jadi, keuntungan minum kopi disana ada dua yaitu harga murah dan kopi berkualitas. Jenis kopi yang disajikan ada 8 macam yaitu : Arabica Jawa, Robusta Jawa, Arabica Gayo, Robusta Gayo, Sumatera Mandailing, Kalosi Toraja, Ulee Kareng dan Takengon. Anima coffe tidak menyajikan kopi di luar jenis tadi. So, saya suka karena spesifik.

peta
Peta menunjukkan darimana kopi berasal

Cara pembuatan minuman kopi dibagi dua yaitu espresso dan manual brewing. Hahahaha…!!!! Nggak paham. Saya sebagai konsumen merasa dapat pencerahan. Oh, ternyata minimal ada dua cara membuat minuman. Mungkin,kalau di tempat lain langsung  menyebut espresso , cappucinno, latteone shoot atau two shoot.

menu
menu

Karena di kedua teknik pembuatan minuman kopi masih ada lagi turunannya dan masing-masing ada 8 teknik pembuatan.Wis, pokoknya ruwet. Kalau nggak Barista mesti nggak paham. Hahahaha…!!! Paling tidak buat saya. Saya tahu yang saya minum.

kopi takengon
Kopi pesanan saya

Saya pesan ” Kopi Tubruk Takengon” . Rasanya wuihh nikmat. Pahiiiit sekali…!!!! Hahahahahha…!!!! Itulah kopi yang mantap. Semakin pahit maka semakin nikmat. Baca saja di tulisan mas ALRIS tentang filosofi kopi menurut Andrea Hirata. Itu kopi sejati. Hehehehe…!!!!!

Saya penikmat kopi yang masih udik dan konservatif. Kopi itu nikmat dikonsumsi dengan cara paling sederhana yaitu diseduh/ditubruk dengan air mendidih. Kalau sudah dengan teknik atau campuran bahan tertentu itu bukan selera saya. Itu selera adik saya yang masih dibawah 25 tahun. ( sok tua nih, hehehe..!!!).

kopi espresso
Pesanan si Adik

Anima coffe mempunyai dekorasi yang kreatif. Dinding kafe dilukis dengan peta Indonesia. Peta ini dikasih keterangan tentang asal kopi. Jadi, kita bisa tahu darimana kopi yang kita minum berasal. Wah, ada unsur pengetahuan. Kita jadi tidak sekedar menikmati kopi tapi tahu asal-usulnya juga. Menyenangkan sekali…!!!

peta
Peta sebaran tanaman kopi di Indonesia 😀

Soal harga sudah pasti murah. Barangsiapa jualan di daerah kampus dengan harga diatas harga mahasiswa maka tunggulah kebangkrutannya. Hehehehhe…!!!! Jadi, Harga di Anima Coffe sudah pasti harga mahasiswa alias murah.

Saya dan Adik minum masing-masing satu gelas kopi, roti bakar, pisang coklat, French fries dan nasi goreng menghabiskan uang sebesar Rp 56.500,- . Kita sudah menikmati kopi kualitas unggul di Indonesia. Coba anda bandingkan di Starbuck (maaf mas Dani, ini saya link-kan), bisa jadi cuman dapat satu cup kopi. Emang beda segmen. Hehehehehehe…!!!!!

roti bakar
Roti Bakar

Lokasinya mudah dijangkau. Pertigaan kampus UMS ke utara sampai perempatan pesantren Assalam. Kita menuju ke a rah barat yaitu Jalan Menco. Apabila kita menemukan kedai susu MOMMILK belok ke selatan. Anima Coffe berada di sebelah selatan MOMMILK.

fahmi
Antara Manis dan Pahit
Advertisements

25 thoughts on “Menikmati Kopi

    1. @ bang jampang, sering minum kopi instan gak bagus. Teman saya dulu doyan amat minum kopi instan, akhir sakitnya pinggang, bermasalah di kencing. Akhirnya dia stop minum kopi instan. Saya juga minum kopi instan, tapi jarang.

      Liked by 1 person

      1. saya nggak bilang sering minum kopi instan. saya cuma bilang lebih suka kopi instan. jadi kalau ada kopi tubruk dan kopi instan, saya lebih minum kopi instan.
        kalau minumnya seh jarang 😀

        Liked by 1 person

  1. Saya juga masih menikmat kopi secara udik. Kopi kalau sudah dibuat dengan teknik atau campuran bahan tertentu saya juga gak doyan, kecuali kopi susu, hehe… Apalagi dengan nama2 londo dan harganya mencekek kantong makin gak doyan saya, haha…

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s