Itiak Lado Mudo

Perburuan kuliner selanjutnya di Bukittinggi adalah Itiak Lado Mudo. Masakan yang anda temukan hanya di Tanah Minang, itu menurut sepengetahuan saya lho. hahahaha…!!!  Itiak Lado Mudo tidak dijual di Rumah Makan Padang di Jawa. Jenis Masakan ini hanya ada (mungkin…???) di Sumatera Barat dan khususnya di Ngarai Sianok.

ITIAK
itiak lado mudo

Ambil dari sini

Bahan Baku masakan ini yaitu Daging Bebek. Itiak itu artinya Bebek menurut Ilmu Ngawurologi saya, hehehehehehe…!!!! Daging Bebek dibumbui rempah-rempah khas melayu dan dilumuri ulegan cabai hijau. Bumbu rempah yang mantap. Pokoknya pedas, mantap dan lezat.

Hawa dingin Bukittinggi sangat cocok dengan kuliner ini. Angin lembah berhembus di ngarai sianok berjodoh dengan aroma pedas Itiak Lado Mudo. “Itiak Lado Mudo memang berasal dari Ngarai Sianok sini”, kata Uda Nedi. Makanya, ada Rumah Makan yang melayani pengiriman paket Itiak Lado Mudo ke luar daerah. Karena itiak lado mudo memang orisinil dari sini.

Takaran cabai yang banyak memang membuat makanan ini menjadi ekstra pedas. Namun, tidak menyurutkan para penggemar untuk menikmati. Rasa Pedas yang ekstra, Bumbu rempah yang khas dan suasana ngarai sianok yang tenang dan menentramkan adalah daya tarik tersendiri.

LANSANO JAYA
Rumah Makan LANSANO JAYA

Ambil dari sini

LANSANO OKAmbil dari sini

Uda Nedi bilang kalau Itiak Lado Mudo yang paling enak itu di R.M Lansano Jaya. Rasanya masih asli. Saya tidak tahu maksud dengan kata “asli”. Asli mungkin artinya masih belum dimodifikasi atau fanatisme. Suasana yang nyaman karena kita makan di saung yang langsung menghadap ngarai sianok.

LANSANO-1
Memandang Ngarai ( sebelah kanan )

Karena berada dekat dengan ngarai dan berhadapan. Rasanya takjub karena Tebing yang menjulang tinggi tepat di hadapan. Ada kekaguman dan takut dengan kekuatan alam. Karena tebing ini terbentuk dari lempeng bumi yang bergeser membentuk patahan tanah sehingga terbentuk Ngarai Sianok.

Kalau memikirkan itu rasanya bergidik bulu roma. Imajinasi kejadian proses pergeseran tanah berlangsung, sungguh maha dahsyat. Antara rasa takut, kagum dan takjub bercampur jadi satu. Angin lembah yang berhembus menyempurnakan rasa takut dan kagum ini.

Pokoknya sangat menakjubkan. Emang, manusia bisa mempelajari namun tidak bisa meniru. Sungguh megah mahakarya Allah SWT. Alangkah kecil diri ini dihadapanNYA.

Karena suasana yang hening, sepi dan dingin maka cocok ditemani dengan menu pedas. Suasana kontras akan menjalar yaitu pedas dan dinginnya hawa. Jadi, makan disana bukan hanya mencari rasa di Lidah. Namun juga , Suasana alam sekitar melengkapi pengalaman kuliner disana. Ini yang tidak dapat diperoleh di tempat lain. Cuman di Ngarai Sianok.

LANSANO
Ketrampilan orang Minang dalam membawa piring 🙂

 

MENU LENGKAP
Sajian Lengkap

Makanya, saya berharap semoga bisa kesini lagi. Kapan ya? Hahahaha…!!!! Nunggu ada yang ngasih uang. Hehehehe…!!!! Mimpi di siang Bolong.

Advertisements

Author: zaki19482

Saya sedang belajar menulis, mencoba menulis segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar dam dirasakan

2 thoughts on “Itiak Lado Mudo”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s