Garang Masak ala Pak Manto

Sate Kambing memang mempunyai basis penggemar fanatis. Hehehehe..!!!!! Berapapun banyak warung sate kambing selalu punya penggemar tersendiri. Hampir semua warung sate kambing di Solo selalu dipenuhi pelanggannya, misal : Sate Kambing Mbok Galak, Sate Kambing Pak Manto, Sate Kambing Pak Bejo, Sate Kambing Mbak Tutik, Sate Kambing Pak Brintik dsb.

Menu di warung sate kambing hampir sama semua, yaitu : sate bakar, tongseng, nasi goreng dan nasi godog. Itu-itu saja, hehehehe…!!!! Serbuan Sate Kambing Balibul ala Tegal tidak menggoyahkan pemain lama. Bahkan pemain lama semakin berkibar. Orang Solo cukup konservatif masalah kuliner.

Mereka mematok harga yang tinggi juga masih OK. Artinya, mereka menentukan harga yang mengakibatkan kita harus merogoh kocek lebih dalam. Tetep aja ada yang beli. Hahahaha…!!! Gimana coba. Ancaman asam urat dan berbagai potensi penyakit yang mendera tidak dihiraukan.

pak manto-5
Sate Kambing Pak Manto

Saya ambil satu sampel saja yaitu menu di sebuah warung sate kambing. Garang Masak di Sate Kambing Pak Manto. Harganya satu porsi 40 rb belum termasuk nasi dan minuman. Jangan tanya jumlah penikmatnya. Warung ini sangat ramai.Pak Manto bisa menghabiskan puluhan ekor Kambing.

Garang Masak terdiri dari dua kata yaitu garang dan masak. Garang artinya daging kambing dibakar terlebih dahulu sebelum dimasak. Masak artinya daging yang sudah dibakar kemudian dimasak dengan model Tongseng.

pak manto-3
Garang Masak

Saya mendeskripsikan masakan tongseng secara bebas begini. “Kita masak daging kambing dengan kol atau kubis dan tomat disiram kuah gulai ditaburi merica dan bahan yang menyatukan adalah kecap manis. Garang masak dipanasi diatas tungku arang kayu. Kalau mau lebih pedas ditaburi irisan cabai”

Ada yang unik dari Warung Sate Kambing PakManto. Seluruh meja makan tidak disediakan merica. Kalau mau tambah pedas ditambahi irisan cabai. Kalau di tempat lain. Kalau mau tambah pedas ditaburi merica. Nggak tau kenapa? belum nanya.hehehehe…!!!!

pak manto-4
Irisan Cabai

Garang masak paling nikmat ketika masih panas. Rasa pedas, manis dan panas menyatu. Kalau kita sakit demam, paling cocok makan garang masak yang pedas dengan nasi hangat . Sehabis makan mesti berkeringat. Rasanya segar sekali dilanjutkan minum obat dan tidur.

Pak Manto in Action

Garang masak Pak Manto ini sangat fenomenal. Warungnya ramai sekali. Penggemarnya banyak. Mereka rela merogoh kocek sedalam-dalamnya untuk makan disini. Rasa itu tidak menipu. Jiahahahaha…!!!! Meniru iklan di Televisi. Televisi swasta nasional bahkan sudah meliput warung sate kambing Pak Manto.

Desain Dapur menyesuaikan Cara Memasak

Ada sensasi tersendiri kalau warung sedang ramai. Asap dari pembakaran sate memenuhi warung. Aroma khas sate kambing yang sedang dibakar menyengat hidung kita. Rasa sumpek dan sempitnya ruangan menambah kenikmatan. Maklum, warungnya berukuran kecil tidak sebanding dengan pengunjung.

Kalau mampir ke solo bisa mencoba Garang Masak Pak Manto. Lokasinya mudah dijangkau. Cari dulu lokasi hotel Novotel. Hotel ini ada di tengah kota Solo. Kemudian menuju kea rah selatan kira-kira 200 meter. Lokasinya ada di sebelah barat jalan, tepat sebelum pertigaan disamping biro travel.

Catet, jalan searah dari utara ke selatan. Mau praktis ? naik taksi saja. Semua sopir taksi mesti paham. Selamat berpetualang kuliner

 

 

 

Advertisements

Author: zaki19482

Saya sedang belajar menulis, mencoba menulis segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar dam dirasakan

4 thoughts on “Garang Masak ala Pak Manto”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s