Asisten Rumah Tangga

ART singkatan dari Asisten Rumah Tangga adalah bagian dari kehidupan bangsa ini sejak dahulu. Dulu, muncul film tentang ART yaitu “Inem Pelayan Seksi”.  ART adalah pahlawan devisa bagi Bangsa ini, dengan nama lain yaitu TKW. Sinetron terbaru yang nge-hits juga bercerita tentang ART, judulnya  “Dunia Terbalik”.

Bangsa ini awalnya feodal lambat laun mulai terkikis meskipun tidak 100 %. Stratifikasi masyarakat yang ketat sudah kendor. Kalangan atas tidak turun kasta  dan kasta bawah sangat sulit naik ke kasta di atas meskipun juga memungkinkan, Misal : Kisah Ken Arok pendiri dinasti Singashari.

“Jongos” adalah sebutan bagi ART di masa penjajahan. Sebutan yang merendahkan. Ternyata Jongos bisa naik kasta. Jongos menjadi Priyayi dan mendirikan sebuah klan keluarga yang kaya raya. Novel SANG PRIYAYI karya Umar Kayam, bercerita tentang klan / trah Sastrodarsono. Trah yang berjaya di era orba. Sastrodarsono sejak muda bercita-cita mendirikan klan yang disegani dengan menapaki mulai menjadi Priyayi Kecil. Dia tidak menikmati tetapi dua generasi dibawahnya menjadi klan yang disegani.

Hubungan antara Majikan dan ART sebenarnya adalah saling membutuhkan sejak dulu kala. Karena sistem sosial kita membuat terstratifikasi. Kita membutuhkan ART untuk menyelesaikan pekerjaan rumah. ART bekerja untuk mendapatkan uang. Mereka profesional, bekerja untuk dibayar. Cukup Adil…!!!

Semakin sibuk manusia modern,bekerja dari pagi sampai malam hari di luar rumah.  Karena urusan Rumah Tangga tidak sedikit apalagi jika sudah hadir buah hati atau anak. Karena besar tanggung jawab sang ART maka  tuntutan gaji semakin lama semakin tinggi. Maka, pilihan hidup tanpa ART menjadi alternatif.

Manusia modern cenderung hidup secara soliter. Mereka menyukai hidup yang lebih private. Apalagi ditunjang dengan kemajuan teknologi. Banyak juga yang hidup tanpa ART. Maka muncul istilah Full Time Mother dan juga Full Time Father. Jika sang buah hati lahir maka ditentukan siapa yang menjaga day by day. Kalau sudah cukup umur untuk dititipkan maka bekerja lagi.

Ketika menjelang usia Playgroup maka anak dititipkan di TK/Kelompok Bermain. Kebanyakan ambil program Full Day School atau After School. Kedua orang tua bekerja kembali. Mereka pulang dari kantor di sore hari. Mereka mampir dulu untuk mengambil anaknya di TK/KB sebelum pulang ke rumah. Anak mereka sudah mandi dan bersih. Terima Beres…..

Banyak juga perusahaan menyediakan fasilitas Penitipan Anak. Orang Tua nyaman bekerja karena anak sudah terurus. Ini tuntutan zaman. Manusia menjadi lebih soliter dan “tua di jalan”. Karena tuntutan kerja memang semakin tinggi. Jam kerja semakin menggila. Jarak tempuh rumah ke kantor semakin jauh maka perjalanan semakin lama. Mereka tinggal di Suburban area.

Repotnya, kalau kedua orang tuanya kerja sampai malam. Perusahaan tidak menyediakan fasilitas “penitipan anak”. Mana ada TK/KB buka sampai malam..? Pilihannya ada tiga, mendatangkan bala bantuan (baca: kakek / nenek / Saudara), salah satu resign menjadi FTM (Full Time Mother) atau FTF (Full Time Father) atau mempekerjakan ART.

Kehadiran ART tentu mengambil “kemerdekaan” sang majikan. Berbagi ruang, menjaga perasaan dan saling menyesuaikan adalah keniscayaan. Ini bukan hal yang mudah bagi yang menyukai hal yang private.

Asisten Rumah Tangga (ART) memang membuat hidup menjadi lebih nyaman. Karena ada yang siap untuk menyiapkan segala sesuatu dan siap membereskan. Namun jika kita tidak sanggup hidup berdampingan bisa jadi siksaan.

Apabila sudah bisa nyaman hidup “berdampingan” dengan ART. Anda juga harus siap dengan segala konsekuensi. Konsekuensi ketidaknyamanan, ART mendadak mengundurkan diri. Kita harus menyesuaikan lagi. Maju Kena Mundur Kena, hehehehehe…….

 

 

Advertisements

Author: zaki19482

Saya sedang belajar menulis, mencoba menulis segala sesuatu yang dapat dilihat, didengar dam dirasakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s