Sholat Jamaah

Salah satu polemik di masa pandemik adalah masalah ibadah sholat jamaah di masjid. MUI mengeluarkan fatwa tentang penggantian sholat jamaah di masjid dengan sholat jamaah di rumah di kawasan zona merah. Wah, pro kontra yang berlangsung dengan sangat seru. Bahkan masih ada sisa-sisa pro kontra sampai hari ini.

Keluarga kecil saya memilih mengikuti fatwa tersebut. Kami menunaikan shalat jamaah lima kali sehari. Ternyata, Sholat Jamaah di rumah mempunyai dampak yang dahsyat bagi Ifa. Ifa, anak sulung kami menjadi terbiasa sholat jamaah tanpa bolong-bolong mulai awal pandemi sampai hari ini.

Apabila waktu sholat udah masuk. Saya suruh Ifa untuk segera persiapan tanpa ada paksaan. Dia akan ngeloyor wudlu dan memakai mukena. Sholat jamaah menjadi rutin bagi dia. Alhamdulillah, Kita membangunkan untuk sholat shubuh tidak pakai drama.

Kita (Saya dan istri) mengalahi untuk mengikuti ritme si anak. Anak memang masih dalam taraf belajar. Jika persiapan sholat agak lama buat Ifa. Ya….kita tunggu. Pelaksanaan agak molor tidak tepat waktu kayak di masjid. Ya nggak masalah deh untuk sementara.

Ya Allah…Aku Mohon anakku menjadi anak sholihah. Jalan hidup manusia siapa yang tau. Kita harus mengusahakan dan mendoakan. Aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s