Asam, Pahit dan Manis

kopi

Saya tidak minum kopi hampir sebulan. Saya pikir jika minum kopi di bulan ramadhan bisa membuat perut saya tidak nyaman. Karena kandungan asam di kopi yang tidak bersahabat. Lha…!!! Dua hari lagi udah lebaran. It’s time for a cup of black coffe. Insya Allah, saya ngopi lagi.

Saya lebih suka kopi hitam yang pahit. Rasa yang masih orisinil. Pahit emang tapi nikmat. Kayak hidup ini kadang pahit dan kadang manis. Asal kita bisa menikmati rasa pahit kopi maka terasa nikmat juga. Hahahahahaha…!!!! Sok filosofis nih yeee….!!!

Kopi emang pahit dan seringkali muncul rasa asam pula. Menarik khan..!!! Asem dan pahit menjadi satu.Dua rasa itu mewakili suasaa sedih dan susah. Tapi, Kopi menghadirkan suasana berbeda terhadap kedua rasa tersebut mulai santai, senang dan nikmat.

Unik sekali ya..? Kopi emang unik. Bahka ada yang mengatakan bahwa itu adalah Minuman Surga. Kopi pernah dilarang oleh otoritas sebuah agama. Karena diikhawatirkan dapat membuat manusia terlena. Kopi terlalu nikmat bagi umat manusia. Namun, rasa nikmatnya mengalahkan pelarangan tersebut dan akhirnya dicabut larangan tersebut.

Kopi bisa merubah persepsi kita terhadap suasana hati antara senang dan sedih. Rasa asam dan pahit yang berkonotasi sedih, susah dan gelap. Kopi menjungkirbailkan dengan suasana yang berbeda mulai nikmat, santai dan bahagia. Buat kopi, Black is happines. That’s why, I prefer black to white. Hahahahaha…!!!!

Racikan kopi mulai berkembang mulai black, white, single or double, cappuccino, macchiato, irish dsb. Minuman kopi disajikan dengan teknik paling sederhana sampai yang rumit. Mulai dari yang manual sampai dengan elektronik. Emang, daya tarik magis minuman ini sangat kuat.

Bagi pemula, Anda bisa memulai dengan kopi sachet-an. Semakin menjamur pula produk ini dari berbagai pabrikan. Mungkin, bagi penggemar kopi garis keras. Kopi Sachet-an bukan dianggap kopi. Itu minuman ringan sebagaiman soft drink.

Tetapi, bagi orang yang tidak terlalu suka kopi namun ingin merasakan kenikmatan secangkir kopi. Kopi sachet-an sudah memuaskan dahaga akan kopi. Karena kopi sachet-an adalah hasil kompromi antara rasa manis berkolaborasi dengan rasa pahit dan asam.

Bahkan sudah ada usaha menghilangkan rasa asam. Trus, apa bisa disebut kopi jika rasa asam itu hilang ? hahahahah….!!!! But, Apakah Kopi harus diwakili rasa asam dan pahit saja? Hehehehehe..!!!! Pusing dah..!!!!

Just Intermeso….!!!!

 

Advertisements

Perpustakaan Kampung Sebelah

Buku adalah jendela ilmu.Itu jargon yang sering saya dengar sewaktu masih kecil. Buku masih lebih unggul daripada internet di era informasi. Keunggulan yang tidak dimiliki oleh internet yaitu lebih fokus. Namun demikian, Internet mempengaruhi perkembangan buku di era informasi.

Oleh sebab itu, Keberadaan perpustakaan masih urgent. Internet masih menjadi pelengkap di perpustakaan. Konon, perpustakaan umum adalah bagian hidup di setiap negara bagian Ameriika Serikat. Budaya baca berbanding lurus dengan kemajuan bangsa. Benarkah…???? Hehehehe…!!!!

ganesha-8
Perpustakaan di Lantai 2

Kampung sebelah saya hadir juga perpustakaan umum. Nama Perpustakaan itu adalah Perpustakaan Ganesha. Kita bisa membaca, berdiskusi bahkan meminjam buku secara gratis. Pemilik perpustakaan ini adalah pengusaha amerika yang bermukim di Solo. Beliau sudah pulang ke negara asal.Perpustakaan adalah kenang-kenangan dari beliau.

Setiap hari Jum’at sore dan Minggu sore diadakan kegiatan English Speaking. Pengunjung perpustakaan ini bermacam, mulai : anak-anak yang mencari buku cerita, remaja yang suka novel atau orang paruh baya yang suka buku yang berat. Ada yang sekedar baca, belajar bahasa inggris atau nonton TV kabel.

ganesha-7
Suasana di dalam Perpustakaan

Perpustakaan Ganesha ini suungguh menyenangkan. Ruang Baca dan Diskusi dilengkapi dengan AC. Kita bisa lesehan bersandar bantal yang besar dan empuk. Kalau mau belajar bahasa Inggris disediakan perangkat audio visual. Semua fasilitas GRATIS TIS TIS…….!!!!

ganesha-1
Belajar Bahasa Inggris via TV kabel

Kalau mau internet juga disediakan fasilitas Wifi . But, Internet bukan prioritas utama disini. Internet adalah fasilitas pelengkap. Kegiatan utama disini adalah membaca, berdiskusi dan belajar. Semua dibuat senyaman mungkin sehingga pengunjung betah untuk berlama-lama di Perpustakaan.

Perpustakaan ini hadir karena keprihatinan minimnya perpustakaan umum di Solo. Karena berbeda dengan negara asalnya yaitu Amerika. katanya, Orang Amerika suka pergi ke perpustakaan dan baca buku. Oleh karena itu, Dia bangun perpustakaan umum dan siapapun boleh datang kesini mulai baca, diskusi dan pinjam buku. Namun sebenarnya, Perpustakaan umum bukannya tidak ada.

ganesha-4
Rak Buku

Setiap pemerintah daerah memiliki Perpustakaan Daerah ( Perpusda). Perpusda ini biasanya hanya ada satu di setiap daerah. Makanya, Setiap kelurahan juga dibuat “pojok buku”. Semua itu untuk meningkatkan budaya membaca buku di masyarakat.

Seandainya banyak bermunculan perpustakaan umum yang sejenis dengan perpustakaan ganesha. Itu sangat menyenangkan. Baca buku menjadi gaya hidup. Baca Buku membuat hidup lebih berwarna. Wawasan yang luas membuat kita lebih bijaksana. Kata orang begitu. hehehehe…!!!!

ganesha-2

ganesha-5